berlangganan

pls

Sabtu, 24 Oktober 2009

Dekadensi Moral Remaja era Globalisasi

(Bagai gunung karang di tengah lautan)

Masih sangat jelas dalam ingatan kita yang pernah menonton tragedi tenggelamnya Kapal mewah Titanic. Meski dengan peralatan modern pada masanya, tetapi radar tidak mampu memastikan bahaya yang ada di hadapan mereka. Kapal super mewah itu menabrak gunung karang, yang kelihatan setitik di radar. Menyembul sedikit seperti gundukan pasir, akan tetapi dibawah air, gundukan tersebut melebar, membentuk gunung, yang semakin ke bawah semakin besar.
Fenomena ini, juga terjadi dihadapan kita, bahkan tidak menutup kemungkinan adik-adik anda, dan semoga tidak terjadi kepada anak-anak kita. Yakni dekadensi moral yang sangat vulgar dewasa ini.
Berawal dari suatu senin pagi, masuk ke ruang kerja saya, seorang staf di bagian produksi. Dia bercerita mengenai banyaknya gejala JAMUR MERAH yang tumbuh di leher para karyawan wanitanya. Saya dengan serius menanyakan apakah mereka sudah diobati? Khawatir nanti menular kepada yang lain dan produktifitas kerja terganggu. Dia tidak menjawab, hanya senyum tersungging. Saya penasaran, dengan menawarkan beberapa merk obat jamur yang saya ketahui manjur dan berkualitas bagus.
“Aduh...Pak, bapak kurang gaul saja”
Saya tambah semakin penasaran,
“Bapak..., anak muda sekarang kebanyakan sudah tidak memiliki urat malu lagi. Bahkan mereka dengan bangga dengan melakukan cara-cara yang pada zaman saya dulu hal tersebut sangat tidak lazim, contohnya yaitu tadi, tumbuh suburnya jamur merah karena digigit/tergigit oleh laki-laki........”
“Oala... bu...........”
Gerusan industrialisasi berbasis kapitalisme dan gencarnya globalisasi melalui berbagai media, seperti TV, Internet menjadikan semuanya bebas, terbuka tanpa batas. Budaya negatif ditelan mentah-mentah begitu saja tanpa melihat dan mempertimbangkan efek yang bakalan timbul di kemudian hari.
Terus bagaimana?
Sekali lagi, benteng keimanan dari diri sendiri, perhatian orangtua, dengan siapa mereka berteman, adalah salah satu kunci untuk menjaga gempuran-gempuran budaya negatif yang datang dari segala penjuru.
Wassalam.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Follower

Tentang saya

Foto Saya
Ungaran, Kabupaten Semarang, Indonesia

Foto Produk

Foto Produk
produk lainnya: Bantal Dacron

Cari Blog Ini

Memuat...